5 Dampak negatif menambah waktu tidur

5 Dampak negatif menambah waktu tidur yang jarang di ketahui banyak orang. Waktu tidur yang efektif adalah 8 jam untuk pria ataupun wanita dewasa yang beraktifitas. Dalam waktu tersebut tubuh sudah cukup untuk istirahat dan siap untuk beraktifitas kembali. Tapi terkadang saat dalam keadaan libur atau cuti waktu tidur banyak di tambahkan oleh orang agar merasa lebih nyenyak. Sebenar nya akan ada dampak negatif dan menimbulkan penyakit jika hal ini terus menerus terjadi. Waktu tidur tersebut juga mempengaruhi banyak organ yang seharus nya sudah siap untuk aktifitas malah di paksa untuk beristirahat dan menjadikan organ tersebut tidak maksimal dalam bekerja.

Berikut 5 Dampak negatif menambah waktu tidur :

1.Sakit kepala

Tidur yang lama dapat menyebabkan sakit kepala, sama halnya dengan kurang tidur. Seseorang yang tidur lama, ketika bangun mereka akan merasakan sakit kepala yang cukup menganggu. Hal ini disebabkan karena tidur berlebihan memengaruhi neurotransmiter di otak dan tingkat serotonin seseorang.

2.Gangguan Depresif

Orang yang memiliki gangguan depresi cenderung mengalami gangguan tidur. Dalam beberapa kasus,mereka cenderung tidur lebih lama dari biasanya. Hal ini menjadi suatu “lingkaran setan”, yaitu keadaan atau masalah yang seolah-olah tidak berujung pangkal. Tidur panjang justru menyebabkan keputusasaan dan kelelahan. Jika kamu selalu tidur dalam waktu yang lama dan tidak memiliki semangat saat bangun pagi, berhati-hatilah gejala ini mengarah ke depresi.

3.Sakit Jantung

Tidur yang lama tidak hanya menghabiskan waktu, tapi juga membuat seseorang berisiko terkena penyakit jantung. Saat ini, masalah jantung menjadi satu diantara beberapa penyebab kematian yang paling umum. Tidur lebih dari delapan jam semalam dapat meningkatkan kemungkinan kematian akibat serangan jantung sebesar 34 persen.

4.Insomnia

Beberapa kasus insomnia disebabkan oleh kebiasaan yang tidak sehat, aktivitas, dan tidur. Misalnya jika kamu begadang di depan komputer dan memutuskan untuk tidur lama setelah itu, kemungkinan keesokan hari kamu akan mengalami insomnia. Jam tubuhmu akan kebingungan sehingga kamu bisa saja mengalami masalah tidur.

5.Obesitas

Suatu penelitian menunjukkan, waktu tidur yang panjang dan pendek akan berhubungan dengan diabetes dan obesitas. Meskipun fakta ini belum begitu jelas, para dokter mengklaim jika pergerakan/aktivitas yang kurang menjadi penyebab penambahan berat badan. Kemungkinan waktu yang digunakan untuk aktivitas fisik berkurang karena banyak digunakan untuk tidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *